Alomohora my friends! Be Intelligence like Hermione, Be Stronger like Harry, and be a simple like Ron!!! This is my second diary and second heart.... Wingardium Leviosa!!!
Sabtu, 01 Juni 2013
Puisi : Cinta Tak Terbalas
Oleh: Syifa Aulia Zahira S
Aku memang jauh dari kesempurnaan
Namun memiliki cinta yang begitu sempurna untukmu
Aku mencintaimu tak melihat apa kekuranganmu
Semua telah aku korbankan
Hanya ingin melihat senyum indahmu
Mungkin kamu tak memperdulikanku
Namun aku masih menunggumu dengan setia
Mungkin cintamu bukan untukku
Namun aku masih tersenyum dan merelakannya
Apa ini yang dinamakan cinta tak terbalas?
Cinta yang membuatku remuk
Saat mencintai namun tak dicintai
Memang cinta itu tak harus memiliki
Tapi.. salahkah aku bila terlalu mencintaimu?
Aku sadar aku tak pantas untukmu
Namun dengarlah hatiku kecilku bicara…
Bahwa “aku akan selalu menyanyangimu”
Walau kau tak pernah peduli akan cintaku
Aku memang jauh dari kesempurnaan
Namun memiliki cinta yang begitu sempurna untukmu
Aku mencintaimu tak melihat apa kekuranganmu
Semua telah aku korbankan
Hanya ingin melihat senyum indahmu
Mungkin kamu tak memperdulikanku
Namun aku masih menunggumu dengan setia
Mungkin cintamu bukan untukku
Namun aku masih tersenyum dan merelakannya
Apa ini yang dinamakan cinta tak terbalas?
Cinta yang membuatku remuk
Saat mencintai namun tak dicintai
Memang cinta itu tak harus memiliki
Tapi.. salahkah aku bila terlalu mencintaimu?
Aku sadar aku tak pantas untukmu
Namun dengarlah hatiku kecilku bicara…
Bahwa “aku akan selalu menyanyangimu”
Walau kau tak pernah peduli akan cintaku
Puisi : CINTA YANG MENUSUK
Ketika
hati terpana
Kurasakan
gelombang mengalir dalam darahku
Membuatku
terpaku memandang wajahmu
Entah
apa yang kurasakan
Yang
jelas, kegelisahan ini sedang merajai hatiku
Akhirnya
akupun sadar
Aku
telah jatuh cinta kepadamu
Tapi
apa!?
Yang
kudapat hanyalah
Tatapan
sinis darimu
Menusukku
dengan kebencianmu
Menorehkan
luka dihatiku
Rabu, 24 April 2013
Biografi : Ryan White
Ryan Wayne White (lahir 6 Desember 1971 – meninggal 8 April 1990 pada umur 18 tahun) adalah anak Amerika Serikat muda dari Kokomo, Indiana, yang menjadi poster nasional HIV/AIDS setelah dikeluarkan dari sekolahnya karena infeksi HIV. Awalnya, White merupakan penderita penyakit hemofilia. Ia terinfeksi HIV akibat penanganan darah yang terkontaminasi dan ketika didiagnosis tahun 1984, dokter memperkirakan bahwa ia memiliki waktu enam bulan untuk hidup. Ketika ia mencoba kembali lagi bersekolah, banyak orang tua dan guru di Kokomo yang memprotes kehadirannya. Hal ini dikarenakan pengetahuan tentang AIDS masih minim pada saat itu, meskipun dokter menyatakan ia tidak berisiko menularkan penyakitnya pada murid lain. Pertempuran legal panjang dengan sistem sekolah terjadi, dan media massa membuat White menjadi selebriti nasional dan juru bicara AIDS untuk pendidikan dan penelitian publik. Ia muncul beberapa kali di media dengan selebritis seperti penyanyi Elton John, bintang pop Michael Jackson dan presenter talk show Phil Donahue. White dapat hidup lima tahun lebih panjang daripada yang diprediksikan. Ia meninggal pada April 1990, sebelum ia menyelesaikan SMA. (Wikipedia)
The Ryan White Stories
Di film ini, Ryan White asli juga main, lho... Sedangkan Ryan White sendiri diperankan oleh Lukas Haas. Sayangnya, Ryan White meninggal tak lama setelah film ini dirilis. Gua nangis waktu liat filmnya, guys! Hiks...hiks...:'( minta tisu! Itulah perjuangan Ryan White yang berusaha mendapat persamaan hak dan perlindungan dari diskriminasi.... namanya pun tak terlupakan oleh masyarakat dunia sampai saat ini.
Nah, bagi yang mau tahu kisah perjuangannya, kita tonton yuk filmnya...The Ryan White Stories
Di film ini, Ryan White asli juga main, lho... Sedangkan Ryan White sendiri diperankan oleh Lukas Haas. Sayangnya, Ryan White meninggal tak lama setelah film ini dirilis. Gua nangis waktu liat filmnya, guys! Hiks...hiks...:'( minta tisu! Itulah perjuangan Ryan White yang berusaha mendapat persamaan hak dan perlindungan dari diskriminasi.... namanya pun tak terlupakan oleh masyarakat dunia sampai saat ini.
Senin, 22 April 2013
Cerpen : Penantian Panjang Iqbaal untuk Namira
"Namira!" Panggil Iqbaal dari depan pagar rumah sahabatnya. Namira pun bergegas memenuhi panggilan Iqbaal. "Namira, main, yuk! "
"Ayo! Aku udah siapin papan catur di rumah." Namira membukakan pagar dan mempersilahkan Iqbaal untuk masuk. Mereka langsung menyambar papan catur yang sudah disiapkan Namira.
"Skakk!!! Hahaha, belum apa - apa kamu sudah kena!" Canda Iqbaal.
"Ih, Iqbaal curang! Dimana - mana tentara itu majunya satu langkah. Kamu berapa langkah?!" Kata Namira agak jengkel.
"Iya, deh... Nanti habis main catur, kita main petak umpet, yuk!" Kata Iqbaal. Mereka berdua berbain catur sampai akhirnya Namira yang menjadi pemenangnya.
"Itulah karma orang curang!" Kata Namira. Mereka saling bertatapan mata, diam, dan tersenyum - senyum tak jelas. "Jaga!" Namira memukul pundak Iqbaal dan langsung lari. Iqbaal ikut berlari mengejar Namira. Namira berlari sekencang mungkin sampai menemukan tempat persembunyian yang aman. Di bawah kursi taman.
"Namira! Namira! Naamira! Kamu nggak lucu, deh... Kamu dimana, sih?!" Iqbaal memanggil - manggil Namira. Ia memutuskan untuk beristirahat di bangku taman sambil menunggu Namira menyerah. "Duu...t" Iqbaal mengeluarkan gas amoniak dari perutnya. Otomatis Namira yang berada di bawah bangku tak tahan.
"Iqbaal!! Tega ya lu kentutin temen sendiri!" Namira keluar dari tempat persembunyiannya dan memukul - mukul Iqbaal. Sejak saat itulah kursi taman menjadi tempat bertemu mereka setiap hari.
"Ayo! Aku udah siapin papan catur di rumah." Namira membukakan pagar dan mempersilahkan Iqbaal untuk masuk. Mereka langsung menyambar papan catur yang sudah disiapkan Namira.
"Skakk!!! Hahaha, belum apa - apa kamu sudah kena!" Canda Iqbaal.
"Ih, Iqbaal curang! Dimana - mana tentara itu majunya satu langkah. Kamu berapa langkah?!" Kata Namira agak jengkel.
"Iya, deh... Nanti habis main catur, kita main petak umpet, yuk!" Kata Iqbaal. Mereka berdua berbain catur sampai akhirnya Namira yang menjadi pemenangnya.
"Itulah karma orang curang!" Kata Namira. Mereka saling bertatapan mata, diam, dan tersenyum - senyum tak jelas. "Jaga!" Namira memukul pundak Iqbaal dan langsung lari. Iqbaal ikut berlari mengejar Namira. Namira berlari sekencang mungkin sampai menemukan tempat persembunyian yang aman. Di bawah kursi taman.
"Namira! Namira! Naamira! Kamu nggak lucu, deh... Kamu dimana, sih?!" Iqbaal memanggil - manggil Namira. Ia memutuskan untuk beristirahat di bangku taman sambil menunggu Namira menyerah. "Duu...t" Iqbaal mengeluarkan gas amoniak dari perutnya. Otomatis Namira yang berada di bawah bangku tak tahan.
"Iqbaal!! Tega ya lu kentutin temen sendiri!" Namira keluar dari tempat persembunyiannya dan memukul - mukul Iqbaal. Sejak saat itulah kursi taman menjadi tempat bertemu mereka setiap hari.
*****
Setahun kemudian, seperti biasa Iqbaal menunggu Namira di bangku taman. Cukup lama Ia menunggu. Ia menggambil kerikil yang ada di sekitarnya dan menuliskan nama 'Iqbaal' di sisi kanan bangku dan 'Namira' di sisi kiri bangku.
"Sudah lama menunggu?" Akhirnya namira datang. Ia datang dengan bunga mawar di tangan dan surat yang diikatkan dengan pita merah. Raut wajahnya tak seceria biasanya. Dia juga membawa kalung berwarna hitam yang dibuatnya sendiri yang langsung dipakaikannya pada Iqbaal.
"Enggak terlalu lama, kok. Bunga dari siapa itu? Hayo... dari pacarnya, ya?" Goda Iqbaal.
"Ini buat kamu, Baal...." Jawab Namira. Air matanya mulai berjatuhan membasahi pipinya."Maaf, aku harus pergi..." Ayah Namira menjemputnya. Namira meninggalkan Iqbaal sendirian di taman. Iqbaal pun menangis sampai malam tiba. Dibukanya surat itu yang isinya....
"Dear my best friend!
Hari Ini aku harus pergi. Mungkin kita akan terpisah jauh. Tapi aku ingin hati kita tetap bersatu. Aku ingin persahabatan kita yang terjalin sejak kecil ini tetap bertahan selamanya. Aku ingin kita bersama lagi.... I WILL MISS YOU!"
*****
Lima belas tahun kemudian, Iqbaal masih menunggu Namira pada jam dan tempat yang sama. Bahkan bunga mawar dan kelopaknya masih ia simpan beserta surat yang masih menempel di tangkainya. Ia terlalu percaya pada Namira dan berharap ia kembali untuk menemuinya. Dia terus menunggu hingga akhirnya ia sadar. Tidak ada gunanya menunggu tanpa melakukan sesuatu.
Keesokkan harinya, Iqbaal terpaksa bolos kerja demi mencari Namira hanya bermodalkan foto. Dengan sepeda motornya, ia pergi mencari Namira.
"Pak, pernah lihat orang ini, nggak?" Tanya Iqbaal pada salah satu pejalan kaki. Dan setiap orang yang ditanya jawabnya sama "Tidak tahu"
Iqbaal mencarinya sampai sore. Ia memutuskan untuk pulang dengan perasaan kecewa. Berjalan tak tentu arah dengan dia kata yang terus berputar di kepalanya."Dimana Namira?"
Tiba - tiba ada sebuah mobil yang melaju kencang dari belakangnya."Brak!" Mobil itu menabrak Iqbaal. Darah pun bercucuran dari kepalanya. Salah satu penumpang keluar. Ternyata ternyata itu adalah seorang wanita yang sudah tidak asing lagi di matanya. "Namira...." Panggilnya.
"Iqbaal.....nggak nyangka kita ketemu disini." Kata Namira. Airmatanya berjatuhan membasahi tubuh Iqbaal. Sedangkan bagi Iqbaal, melihat Namira sudah cukup untuk mengobati rasa sakitnya.
"Telah lama aku menunggumu, dan aku percaya kamu akan kembali..." Kata Iqbaal.
"Maafin aku, baal...." Kata Namira dengan penuh airmata. Iqbaal hanya tersenyum, menandakan bahwa penantiannya telah usai dan waktunya berpisah untuk selamanya.
Written by : Haniya Alviyanditia
Inspired by : The Rain - Bermain Dengan Hatiku
Prestasi Coboy Junior
Gambar - gambar mereka....
Konser di atas pesawat ini memecahkan rekor muri, lho, Guys.... Sekaligus merupakan sejarah baru bagi Industri musik Indonesia. Pasca konser, peluncuran buku pertama Coboy Junior dilakukan di atas pesawat yang mendapatkan rekor muri juga. Buku yang diluncurkan di atas ketinggian. Konser ini diadakan di 30 kota. WOW!!!
Konser di atas pesawat ini memecahkan rekor muri, lho, Guys.... Sekaligus merupakan sejarah baru bagi Industri musik Indonesia. Pasca konser, peluncuran buku pertama Coboy Junior dilakukan di atas pesawat yang mendapatkan rekor muri juga. Buku yang diluncurkan di atas ketinggian. Konser ini diadakan di 30 kota. WOW!!!
Cjr ternyata juga syuting di Gangnam Street, Korea!
Ini dia.... Irsa Maryori sebagai Ibunda Iqbaal, dan Irgi Fahrezi sebagai Ayahanda Iqbaal
Konser Singapore yang memukau!!!^_^
Cieee Aldi....Peace! (at Coboy Junior The Movie)
Nah itu dia prestasi yang ditunjukkan Coboy Junior akhir - akhir ini. Kita sebagai patut bangga, nih sama Coboy Junior. Pingin banget kaya' mereka. Tapi kapan, ya???? I hope my dreams is come true... Sekian!
Film Terbaru Coboy Junior
COBOY JUNIOR THE MOVIE
Berisi tentang kisah hidup para personil Coboy Junior yang menghibur sekaligus inspiratif.
Film ini berisi 100 dancer, dan 20 lagu popular dengan format yang memukau. Coboy Junior aja sampe deg - degan main sama aktor senior. Di sini Bastian jadi tokoh utama. Jangan kelewat, nih..... Comate dijamin nyesel lhoh kalo ga' nonton!
Co! co! co! co! Boy! boy! boy! boy! Junior!!! COMATE!!!!
Langganan:
Postingan (Atom)







